Peralatan Kesenian Tradisional

Peralatan kesenian khususnya peralatan musik tradisional dan peralatan tari tradisional dalam uraian berikut ini adalah menyangkut nama alat dan data tehnisnya yang termasuk: bahan, bentuk atau wujud dan warnanya, pemilihan bahan termasuk upacaranya, keadaan pengrajinnya, fungsi alat, cara memainkan dan persebarannya.

Pada umumnya alat kesenian tradisional di tanah Kaili dibuat dari bahan-bahan yang banyak terdapat dan tersedia dilingkunga masyarakat. Misalnya bambu rotan kayu, buluh dan kulit hewan. Khususnya beberapa alat kesenian ini cara pembuatannya tidak terlalu cangguh, namun demikian alat tersebut tidak diolah oleh tangan-tangan manusia. Dari sekian jumlah peralatan kesenian musik tradisional ini, dapat dimainkan cara: ditiup, dipukul dan dipetik.

Peralatan tari tradisional pada umumnya banyak dibuat dari logam, yang banyak dipakai pada bagian tangan, kepala dan leher. Nama-nama alat kesenian tradisional ini, nama-namanya ada yang berasal dari bunyi alat itu sendiri ada pula yang berasal dari sifatnya dan ada pula yang tidak diketahui oleh para informan dari mana asal usul namanya. Disamping itu pula ada yang telah diketahui secara umum oleh orang misalnya: rebana, marwas, gambus, pending, tali dan sebagainya. Nama-nama alat ini dapat menunjukkan bahwa sebagian alat-alat itu mengkin berasal dari luar Tanah Kaili. Karena ternyata dalam permainan alat kesenian masih tradisional diikuti oleh lagu-lagu yang mengandung syair-syair yang bernafaskan agama Islam, disamping adanya nasehat, petuah ataupun pesan, dan menggunakan bahasa-bahasa Arab dan bahasa Indonesia. Peralatan tari tradisional yang banyak menggunakan bahan dari logam.

Sumber: Perpustakaan Daerah Propinsi
Jl. Banteng No. 6 Palu Telp. (0451) 482490  

Thony Irawanto

Assalamu'alaikum Wr, Wb. Terimakasih atas kunjungan Anda. Trimakasih pula atas kritik dan saran yang telah disampaikan, mohon maaf bila masukan dari Anda belum bisa saya wujudkan semua dalam situs ini. Wassalam, Wr, Wb.

You may also like...