-
914 views, 3 so far today
Nelayan Teluk Palu
- Saturday, February 27, 2010, 5:53
- Galery Foto
- 1 comment
Keseharian nelayan TelukPalu, berangkat usai subuh untuk melaut dengan hanya menggunakan perahu kecil. Mereka kembali ke daratan sekitar jam 10 siang, tentu dengan hanya membawa hasil yang tak seberapa. Bagaimana bisa mendapatkan hasil yang besar jika media pancing yang digunakan saja hanya perahu kecil, dan umpan lamale (udang kecil). Mereka biasanya langsung menjual hasil tangkapan mereka di samping jembatan Palu 4, dan hanya menyisakan sedikit hasil tangkapan untuk keluarga mereka dirumah.


Sebanyak 5.460 siswa dari 300 sekolah menampilkan tari tradisional Pomonte dalam acara puncak peringatan ulang tahun ke-33 Kota Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (27/9). Penampilan itu tercatat di Museum ...
Baca Selengkapnya...
Teluk Palu dilihat dari belakang bangunan Polda yang baru saat menjelang magrib. Gedung Polda yang baru berada di jalan Sukarno Hatta, satu jalur dengan kawasan STQ dan Universitas Tadulako, Palu ...
Baca Selengkapnya...
Suasana pagi di teluk Palu, tiga gambar dibawah adalah view dari teluk Palu dilihat dari bawah jembatan Palu 4. Satu nelayan sedang mendarat untuk mengantarkan hasil tangkapannya ke para penjual ...
Baca Selengkapnya...
Saat hari libur tiba, buka cuma anak-anak dan remaja yang bermain di pantai. Para pemilik kuda pacuanpun biasa membawa kudanya untuk mandi sekalian memacu kudanya di tepian Pantai Talise, Teluk ...
Baca Selengkapnya...
Teluk Palu, tak ada perahu nelayan yang melintas atau pemancing yang turun jangkar, tampak hening.
Baca Selengkapnya...
Malam tahun baru di Palu berlangsung aman dan meriah. Titik-titik hiburan dipenuhi masyarakat yang antusias menanti detik-detik pergantian tahun. Diantara lokasi hiburan adalah di lapangan Walikota Palu yang dimeriahkan dengan ...
Baca Selengkapnya...
Hari minggu pagi,... seperti biasanya, pantai di Teluk Palu tidak pernah sepi dari pengunjung. Pantai dari kawasan Taman Ria sampai dengan kawasan Tanah Runtuh, sepanjang kurang lebih 4 kilo meter ...
Baca Selengkapnya...
Ahdin, seorang pengrajin batik Bomba khas Kota Palu, hampir tidak pernah ketinggalan ikut meramaikan setiap pameran yang dilaksanakan di ibu kota provinsi Sulawesi Tengah dan luar daerah.
Setiap momen pameran, Ahdin ...
Baca Selengkapnya...-
914 views, 3 so far today





Pemkot Palu dan Dinas terkait seharusnya bisa memperhatikan nasib nelayan2 ini, sehingga mereka bisa menignkatkan daya tangkap mereka, dan sekaligus mengingkatkan tingkat kehidupan keluarga mereka….