Tanaman belakang rumah

Saya tinggal di Tondo, orang Palu mengenalnya sebagai daerah yang susah air alias kering. Tapi, ternyata daerah Tondo juga cukup subur. Pekarangan rumah saya tanami lengkuas, terong, tomat, lombok, mahkota dewa, pepaya, pisang, ubi, dll…. semuanya tumbuh subur. Selain berharap dari air hujan, kelembapan tanah saya siasati dengan mengalirkan sisa buangan kamar mandi ke pekarangan rumah, dengan membuat jalur parit air, lalu disisi parit inilah saya tanami tanaman-tanaman tersebut. Hasilnya, pekarangan rumah jadi hijau semua dan kebutuhan sayuran tersedia di samping rumah. Selamat mencoba di pekarangan rumah Anda…

 

Thony Irawanto

Assalamu'alaikum Wr, Wb. Terimakasih atas kunjungan Anda. Trimakasih pula atas kritik dan saran yang telah disampaikan, mohon maaf bila masukan dari Anda belum bisa saya wujudkan semua dalam situs ini. Wassalam, Wr, Wb.

You may also like...

Comments

  1. me says:

    blh jg…
    pantas d coba..
    btw,, putrix maniez” ^_^

  2. @me: trimakasih ya, si kecil memang suka difoto..

  3. qethenk says:

    saya suka blog nya Gan… Menambah wawasan tentang Sulteng bagi orang awam. Boleh kan nambah info di Blog komiu?

  4. Eka says:

    Thanks for the sharing. Suatu hal yang sederhana tetapi ternyata sangat mantap untuk memberikan solusi riil atas keterbatasan air.

  5. cak run says:

    sip ndaa….inspirasi dipagi hari….