Pulau Banggai – Banggai Kepulauan

Pulau Banggai adalah salah satu pulau di Kabupaten Banggai Kepulauan. Perjalanan dari Palu – Luwuk dengan perjalanan darat sekitar 16 jam, atau Palu – Luwuk dengan pesawat Merpati Cassa 212 selama 1 1/4 jam. Jika sudah sampai dui Luwuk, perjalanan dilanjutkan dengan naik kapal dari pelabuhan Luwuk ke Pulau Banggai selama 9 jam.

Secara historis Banggai Kepulauan adalah merupakan bagian dari Kerajaan Banggai yang sudah dikenal sejak abad 13 Masehi sebagaimana termuat dalam buku Negara Kertagama yang ditulis oleh Pujangga Besar Empu Prapanca pada tahun Saka 1478 atau 1365 Masehi. Kerajaan Banggai, awalnya hanya meliputi wilayah Banggai Kepulauan, namun kemudian oleh Adi Cokro yang bergelar Mumbu Doi Jawa disatukan dengan Wilayah Banggai Darat. Adik Cokro yang merupakan panglima perang dari Kerajaan Ternate yang menikah dengan seorang Putri Portugis kemudian melahirkan putra bernama Mandapar. Mandapar inilah yang dikenal sebagai Raja Banggai Pertama yang dilantik pada tahun 1600 oleh Sultan Said Berkad Syam dari Kerajaan Ternate. Raja Mandapar yang bergelar Mumbu Doi Godong ini memimpin Banggai sampai tahun 1625.

Adapun sisa peninggalan Kerajaan Banggai yang dibangun pada abad ke XVI yang masih dapat ditemui hingga saat ini yaitu Keraton Kerajaan Banggai yang ada di Kota Banggai. Pada masa pemerintahan Raja Syukuran Amir, ibukota Kerajaan Banggai yang semula berada di Banggai Kepulauan dipindahkan ke Banggai Darat (Luwuk). Untuk penyelenggaraan pemerintahan diwilayah Banggai Laut ditempatkan pejabat yang disebut Bun Kaken sedang untuk Banggai Darat disebut Ken Kariken. Wilayah Banggai Darat dan Banggai Laut kemudian berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Sulawesi Tengah menjadi Satu Kabupaten Otonom yang dikenal sebagai Kabupaten Banggai dengan ibukota Luwuk.

Kabupaten Banggai Kemudian dimekarkan dan Wilayah Pembantu Bupati Banggai Kepulauan berdiri sendiri sebagai satu Kabupaten Otonom berdasarkan Undang-Undang Nomor 51 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Buol, Kabupaten Morowali dan Kabupaten Banggai Kepulauan. Kabupaten Banggai Kepulauan secara operasional diresmikan pada tanggal, 3 Nopember 1999 di Banggai oleh Gubernur Sulawesi Tengah (Brigjen Purn. H.B. Paliudju) an. Menteri Dalam Negeri.

Pelabuhan Banggai, di sini adalah lokasi terdekat untuk bisa menikmati pemandangan laut, menyaksikan lalu lalang kapal penumpang dan perahu nelayan, dan di sore hari bisa menikmati pemandangan indah saat matahari terbenam.

 

Thony Irawanto

Assalamu'alaikum Wr, Wb. Terimakasih atas kunjungan Anda. Trimakasih pula atas kritik dan saran yang telah disampaikan, mohon maaf bila masukan dari Anda belum bisa saya wujudkan semua dalam situs ini. Wassalam, Wr, Wb.

You may also like...

Comments

  1. man doan'k says:

    i like banggai…
    suatu saat pasti dan pasti suatu saat…………..!!!!
    kapan???
    secepatnya.

  2. pulau banggai adalah pulau yang mempunyai banyak potensi alam,dan pulau banggai juga sangat terkenal dengan mata air yang cukup banyak,adapun beberapa objek wisatanya yang indah dan membuat para pengunjung objek wisata pulau banggai tak pernah di lupakan,dan di jadikan suatu momen dalam sejarah pulau banggai. mai nda sama sama kinendeke konda tano banggai nia……….by herfianto.wullur. pau kokini

  3. husnihasiun says:

    bagi22 saudaraku yang mengenal desa tobungku…banggai kepulauan…mohon infonyha…karena saya mencari saudara kakek saya yang berdomisili di tobungku.