-
1456 views, 1 so far today
Dua Hari Penyelaman yang Menakjubkan
- Tuesday, July 20, 2010, 15:11
- Galery Foto, Tojo Unauna
- Add a comment

Kepulauan Togean memiliki beberapa lokasi penyelaman yang sangat kaya dengan aneka jenis terumbu karang, ikan dan mamalia laut. Tidak mengherankan, karena kepulauan ini terletak pada coral reef triangle yang membentang dari sebelah utara Australia, PNG, Indonesia bagian tengah dan timur, sampai dengan Filipina. Sebutan ini merujuk areal yang memiliki biodiversitas bawah laut terkaya di dunia. Di wilayah Indonesia saja terdapat sekitar 76 genus dan 359 spesies terumbu karang.
Hari pertama kami melakukan penyelaman di Taipee Wall dan Coral Garden. Di kedua lokasi tersebut pemandangannya sangat mengesankan. Teriknya matahari dan derasnya arus siang itu tidak mengurangi semangat kami untuk menyelam sambil memotret. Di Taipee Wall, dengan air yang sangat jernih, kami melihat bermacam hard dan soft coral. Beberapa jenis soft coral jenis gorgonian tampak menonjol karena warnanya yang mencolok. Ada yang biru, hijau, merah, atau kombinasi beberapa warna. Seperti halnya di Coral Garden, sea anemone lengkap dengan clown fish-nya tampak terlihat di beberapa sudut.
Bermacam-macam ikan juga tampak berkeliaran. Yang sempat kami catat antara lain butterfly, blue devils, cardinal, pipefish, fire darft fish, hawk fish, emperor angel fish, grouper dan masih banyak lagi. Sementara dari sela¬sela karang, tampak lion fish, crocodile fish, bumphead, dan nudibranch. Mereka seolah mengawasi kami dari persembunyiannya. “Bagus sekali kondisi coral reef-nya. Ikannya pun banyak jenisnya,” puji Boy.
Menurut pengalamannya, Togean tidak kalah indah dibandingkan Bunaken di Sulawesi Utara, Wakatobi di Sulawesi Tenggara dan beberapa dive site tersohor lainnya di Indonesia. Tidak heran kalau para penyelam dunia menjulukinya sebagai hidden paradise in Tomini Bay.
Hari kedua kami melakukan tiga kali penyelaman, yakni di Mini Canyon, Dominique, dan Pulau Kota. Kecuali yang terakhir, di tempat-tempat tersebut kondisi terumbu karangnya masih sangat terjaga. Beberapa bagian yang rusak di Pulau Kota kemungkinan besar disebabkan oleh lalu-lalangnya kapal Ferry yang melayani jalur Ampana-Pulau Kai dan Gorontalo di dekatnya. “Dulu daerah ini menjadi areal pengeboman ikan oleh nelayan lokal, itulah yang menyebabkan beberapa lokasi rusak,” jelas pengemudi perahu yang mengantar kami.
Penyelaman hari kedua tetap menakjubkan. Di Mini Canyon misalnya, kami berhadapan dengan relief dan kontur permukaan terumbu karang yang turun-naik. Terkadang menjulang, terkadang menjorok ke bawah. Kami juga menyelam di antara dua dinding karang yang dipenuhi aneka jenis soft coral.
Selain jenis terumbu karang dan ikan yang beragam, di Mini Canyon dan Dominique kami menjumpai banyak celah dan gua di antara terumbu karang. Beberapa jenis ikan dan hewan lain, seperti moray eels, crocodile fish, pufer, sweet lips, hum head, lobster, dan bahkan ular laut. Beberapa jenis clown fish tampak berlindung di sea anemone. Beberapa yang sempat dikenali adalah clark anemone, haddon anemone, dan spine check anemone.
Sumber artikel: http://www.sorowakodivingclub.com/?tag=togean
Sumber gambar: www.turisku.com
-
1456 views, 1 so far today

