Menanam dahulu, memetik kemudian

Akrab di telinga kita soal kampanye lingkungan “green and clean”. Sebenarnya setiap kita pribadi bisa bersumbangsih terhadap lingkungan jauh sebelum kampanya ini dilakukan. Karena pada dasarnya setiap insan akan senang melihat hal yang hijau, indah dan sejuk. Coba kita bayangkan kalau di sekitar kita hanya dihiasi batako dan tantai cor. Pasti panas di siang hari, dan kering saat dipandang.

Suasana akan berbeda jika setiap jengkal sisa tanah di sekitar rumah dimanfaatkan dengan menanam pohon, entah itu bunga atau namana kebun lainnya. Banyak tananan bisa dipilih untuk menyesuaikan dengan keadaan tanah, karena kondisi tanah juga sangat beragam, dari yang berbatu, liat, dan berpasir. Hal utama dari pengalaman pribadi saya adalah, kelembapan tanah yang sangat utama.

Mewarisi darah petani dari orang tua, saya manfaatkan sedikit sisa tanah disamping rumah dengan menanam beragam tanaman. Lombok, tomat, lengkuas, jahe, kencur, terong, pisang, belimbing, keladi, singkong, jeruk, bengkoang… dan beberapa tanaman lainnya. Dari sekian banyak yang saya tanam, hanya tomat yang susah berbuah dengan baik. Sisanya, sangat subur dan menghasilkan sayuran untuk kebutuhan dapur kami, selebihnya untuk tetangga dan kerabat yang datang kerumah.

Dari mana sumber air disaat kemarau datang?..
Ini yang harus disiasati sejak awal, saya memanfaatkan air sisa buangan rumah tangga dan mengalirkannya ke pekarangan, dengan mebuat parit disisi tananam. Badan juga sehat karena harus rutin mencangkul dan membersikan semak dan rumput yang tumbuh liar diantara tanaman tersebut.

Hasilnya, pekarangan jadi HIJAU dan lingkungan lumayan bersih…
Kalau berkenan, selamat mencoba….


 

Thony Irawanto

Assalamu'alaikum Wr, Wb. Terimakasih atas kunjungan Anda. Trimakasih pula atas kritik dan saran yang telah disampaikan, mohon maaf bila masukan dari Anda belum bisa saya wujudkan semua dalam situs ini. Wassalam, Wr, Wb.

You may also like...

Comments

  1. Nee_Wan says:

    Di belakang rumah saya ada bermacam-macam tanaman obat dan jeruk nipis. Lumayan, jadi tidak perlu beli jeruk nipis di pasar 🙂