Category: Alat Seni Tradisional

Yori

Bahan: Kulit pelepah enau. Tali yang dibuat dari kulit kayu. Bentuk: Pipih dan ada lubang yang berbentuk garpu tala ditengahnya. Ukurannya, panjang ± 15 cm, lebar ± 2 cm. Warna : Coklat seperti warna...

Tulalo

Bahan: Bulu tuli dan rotan Bentuk: Berbentuk jepitan atau garpu tala sama seperti Paree. Warna: Coklat kekuning-kuningan (sama dengan warna bulu yang sudah tua). Cara pembuatan: Untuk membuat alat kesenian ini diperlukan buluh Tui...

T a d i l o

Bahan: Bambu, kayu dan rotan. Bentuk: Bulat panjang. Warna: Sama seperti bambu yang kering (kekuning-kuningan). Tidak diketahui secara pasti, mengapa alat ini disebut tadilo, karena beberapa warga tidak mampu menjelaskan apa sebab alat itu...

Santu

Bahan: Bambu kayu dan rotan. Bentuk: Bulat panjang (bentuk bambu). Warna: Sama dengan warna bambu yang kering. Cara pembuatannya: Sebelum alat kesenian Santu ini dibuat terlebih dahulu memilih bambu yang berkualitas baik (Volo lau...

Rabana

Bahan: Kayu, kulit, rotan bulat, paku. Warna: Coklat kekuning-kuningan. Rabana adalah sama dengan Rebana, sebab bila melihat bentuknya dan cara memainkannya sama. Vokal “e” pada kata rebana oleh orang di Tanah Kaili disuarakan/ dibunyikan...

Puree

Alat Kesenian ini dinamakan puree, sebab bilamana dimainkan berbunyi re…. re….. re. Bahannya: buluh tui dan rotan. Bentuknya: Alat ini berbentuk seperti jepitan atau seperti garpu tala. Warna: Kecoklat-coklatan, sesuai dengan warna bambu yang...

Mbasi-Mbasi

Bahan: Buluh Tuli dan rotan. Bentuk: Bulat panjang seperti suling. Warna: Coklat kekuning-kuningan Cara Pembuatan: Sebelum membuat alat kesenian ini, terlebih dahulu pemilihan bahannya, yakni buluh tui yang tua dan lurus. Dipotong-potong sepanjang ±...

Marawasi

Bahan: Kayu, kulit kambing, rotan. Bentuk: Seperti gambar (bulat panjang). Warna: Kayunya agak abu-abu, kulit kambing kekuning-kuningan. Kata marawasi sebenarnya sebenarnya berasal dari marwas seperti yang dikenal oleh banyak orang, tetapi bahasa orang di...

Lalove

Alat kesenian lalove berfungsi sebagai alat pengiring tari tradisional disamping alat lain seperti gendang. Tari tradisional ini dalam bahasa daerahnya di sebut balia, yang terdiri dari beberapa jenis. Pada mulanya lalove ini tidak sembarang...

Kacapi

Nama alat ini mungkin diambil dari nama Kecapi, sebab tak ada narasumber yang dapat atau mampu menguraikan atau menjelaskan asal-usul nama tersebut. Dan tidak diketahui secara pasti apa arti Kecapi adalah nama benda itu...

Gimba

Alat kesenian gimba ini, pada Kecamatan lain di Kabupaten Donggala disebut pula gimba dan ada juga menamakan ganda-ganda tapi bentuknya lebih kecil. Tidak ada keterangan yang jelas karena tidak diketahui secara pasti apa arti...

Gambusu

Nama alat gambusu ini diambil dari nama gambus yang dikenal secara umum. Karena bahasa di Tanah Kaili yang bersifat vokalis, maka pada akhir kata gambus ditambah dengan bunyi u, sehingga alat itu dinamakan gambusu....

Doku-Doku

Nama alat ini diberi nama doku-doku karena apabila dipukul berbunyi dok dok …. dok. Kemudian oleh orang di Tanah Kaili menyebutkan doku-doku sesuai dengan sifat bahasanya yang vokalis. Bahan: Barubu Kayu. Bentuk: Bulat panjang....