< Browse > Home

| Mobile | RSS


Santu

March 2nd, 2008 7:55 pm | Komentar | Alat Seni Tradisional |

Bahan: Bambu kayu dan rotan. Bentuk: Bulat panjang (bentuk bambu). Warna: Sama dengan warna bambu yang kering.
Cara pembuatannya: Sebelum alat kesenian Santu ini dibuat terlebih dahulu memilih bambu yang berkualitas baik (Volo lau bahasa Kaili), dan batang yang tua lagi tebal. Bambu pilihan itu dipotong seruas-seruas dengan panjang ± 45 cm garis menengahnya ± 8 [...]

Rabana

March 2nd, 2008 7:55 pm | Komentar | Alat Seni Tradisional |

Bahan: Kayu, kulit, rotan bulat, paku. Warna: Coklat kekuning-kuningan. Rabana adalah sama dengan Rebana, sebab bila melihat bentuknya dan cara memainkannya sama. Vokal “e” pada kata rebana oleh orang di Tanah Kaili disuarakan/ dibunyikan dengan “a”, hal ini terjadi sebab walaupun bahasa Kaili bersifat Vokalis, namun bunyi “e” agak kurang digunakan, kecuali bunyi “e” pada [...]

Puree

March 2nd, 2008 7:54 pm | Komentar | Alat Seni Tradisional |

Alat Kesenian ini dinamakan puree, sebab bilamana dimainkan berbunyi re…. re….. re.
Bahannya: buluh tui dan rotan.
Bentuknya: Alat ini berbentuk seperti jepitan atau seperti garpu tala.
Warna: Kecoklat-coklatan, sesuai dengan warna bambu yang sudah kering.
Cara pembuatan

Sebelum dilaksanakan pembuatan alat ini terlebih dahulu diadakan pemilihan bahan, berupa buluh Tui yang telah tua, lurus dan berkualitet bagus serta memilih [...]

Mbasi-Mbasi

March 2nd, 2008 7:53 pm | Komentar | Alat Seni Tradisional |

Bahan: Buluh Tuli dan rotan. Bentuk: Bulat panjang seperti suling. Warna: Coklat kekuning-kuningan
Cara Pembuatan: Sebelum membuat alat kesenian ini, terlebih dahulu pemilihan bahannya, yakni buluh tui yang tua dan lurus. Dipotong-potong sepanjang ± 30 cm dengan garis tengah ± 1 – 1 1/2 cm. Tidak ada upacara waktu mengambil buluh. Buluh yang telah dipotong tadi, [...]

Marawasi

March 2nd, 2008 7:53 pm | Komentar | Alat Seni Tradisional |

Bahan: Kayu, kulit kambing, rotan. Bentuk: Seperti gambar (bulat panjang). Warna: Kayunya agak abu-abu, kulit kambing kekuning-kuningan. Kata marawasi sebenarnya sebenarnya berasal dari marwas seperti yang dikenal oleh banyak orang, tetapi bahasa orang di Tanah Kaili yang sifatnya vokalis maka nama alat marwas, disebut menjadi marwasi.
Cara membuatnya
Terlebih dahulu memilih bahan, yaitu dicari kayu bulat yang [...]

Lalove

March 2nd, 2008 7:52 pm | Komentar | Alat Seni Tradisional |

Alat kesenian lalove berfungsi sebagai alat pengiring tari tradisional disamping alat lain seperti gendang. Tari tradisional ini dalam bahasa daerahnya di sebut balia, yang terdiri dari beberapa jenis. Pada mulanya lalove ini tidak sembarang ditiup, sebab bagi orang-orang yang biasa kerasukan roh mendengarnya maka dengan spontanitas orang tersebut akan kerasukan. Itulah sebabnya lalove tersebut tidak [...]

Kacapi

March 2nd, 2008 7:51 pm | Komentar | Alat Seni Tradisional |

Nama alat ini mungkin diambil dari nama Kecapi, sebab tak ada narasumber yang dapat atau mampu menguraikan atau menjelaskan asal-usul nama tersebut. Dan tidak diketahui secara pasti apa arti Kecapi adalah nama benda itu sendiri Nokacapai atrinya bermain kecapi.

Tujuan Upacara tersebut ialah:
Bahan : Kayu dan kawat baja yang kecil.
Bentuk : Seperti perahu
Warna : Sesuai nama [...]

Gimba

March 2nd, 2008 7:51 pm | Komentar | Alat Seni Tradisional |

Alat kesenian gimba ini, pada Kecamatan lain di Kabupaten Donggala disebut pula gimba dan ada juga menamakan ganda-ganda tapi bentuknya lebih kecil. Tidak ada keterangan yang jelas karena tidak diketahui secara pasti apa arti sebenarnya dari gimba tersebut. Orang hanya mengetahui bahwa kebenaran nama itu, sejak mulanya bernama gimba. Jenis gimba bermacam-macam ada yang besar [...]

Gambusu

March 2nd, 2008 7:50 pm | Komentar | Alat Seni Tradisional |

Nama alat gambusu ini diambil dari nama gambus yang dikenal secara umum. Karena bahasa di Tanah Kaili yang bersifat vokalis, maka pada akhir kata gambus ditambah dengan bunyi u, sehingga alat itu dinamakan gambusu. Gambusu = kata benda Gambusu = bermain gambus = kata kerja.
Bahan: Kayu nangka, kawat baja kecil atau tali nilon dan kulit [...]

Doku-Doku

March 2nd, 2008 7:49 pm | Komentar | Alat Seni Tradisional |

Nama alat ini diberi nama doku-doku karena apabila dipukul berbunyi dok dok …. dok. Kemudian oleh orang di Tanah Kaili menyebutkan doku-doku sesuai dengan sifat bahasanya yang vokalis.
Bahan: Barubu Kayu. Bentuk: Bulat panjang. Warna: Sesuai dengan warna bambu/ kayu.
Cara Pembuatan
Sebelum membuat alat ini terlebih dahulu memilih bahannya yakni bambu tebal lagi besar Volo Vatu (bahasa [...]



ru_000056ru_000016