< Browse > Home

| Mobile | RSS


Taman Hutan Raya Palu (Paboya)

May 4th, 2008 8:16 pm | Komentar | Suaka Margasatwa |

Taman Hutan Raya Palu secara administratif pemerintahan, terletak di desa Paboya, desa Pombewe dan desa Ngatabaru, Kec. Palu Timur Dan Kec. Sigi Biromaru, Kabupaten Donggala, ± 10-15 km sebelah timur kota Palu.

Status dan Luas
Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan No: 461/Kpts-11/1995, pada tanggal 4 September 1995 kawasan ini ditetapkan sebagai kawasan Taman Hutan Raya Palu (TAHURA) [...]

Suaka Margasatwa Pati-Pati

May 4th, 2008 8:15 pm | Komentar | Suaka Margasatwa |

Berdasarkan pembagian wilayah administratif pemerintahan, kawasan Suaka margasatwa Pati-Pati termasuk kedalam Kec. Pagimana, Kabupaten Banggai. Perluasan kawasan ini terletak di desa Toiba, Kec. Pagimana.

Luas dan Status
Berdasarkan Surat Keputusan Raja Banggai Nomor: 4 tanggal 17 Januari 1936 ditetapkan sebagai Suaka Margasatwa. Selanjutnyan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sulawesi Tengah Nomor: 188.44/3932/DINHUT/1989, tanggal 30 [...]

Suaka Margasatwa Pulau Pinjan / Tanjung Matop

May 4th, 2008 8:15 pm | Komentar | Suaka Margasatwa |

Suaka margasatwa Pinjan/Tg. Matop berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian No.: 445/Kpts/UM/5/1981, tanggal 21 Mei 1981 ditetapkan sebagai kawasan suaka margasatwa dengan luas 1.612,5 Ha yang diperuntukan sebagai tempat perlindungan burung Maleo (Macrocephalon maleo) dan beberapa jenis Penyu seperti Penyu hijau (Chelonia mydas), Penyu sisik (Eretmochelys imbriCata), dan Penyu belimbing. Secara geografis kawasan tersebut terLetak antara [...]

Cagar Alam Tanjung Api

May 4th, 2008 8:14 pm | Komentar | Suaka Margasatwa |

Cagar alam Tanjung Api, secara administratif pemerintahan terletak di Kec. Ampana Kota Dan Ampana Tete, Kabupaten Poso. Secara geografis cagar alam Tanjung Api terletak antara 0° 53′ sampai dengan 0° 58′ LS dan 121° 33′ sampai dengan 121° 37′ BT. Cagar alam Tg. Api selain berbatasan geografis, juga berbatasan alam dengan desa Labua dan Kel. [...]

Cagar Alam Laut Kepulauan Togian

May 4th, 2008 8:13 pm | Komentar | Suaka Margasatwa |

Pulau Togian terletak di 0°12′-0°35′ LS, 121°37′-122°09′ BT, mengarah ke pusat teluk yang dibentuk oleh Pulau Sulawesi yang kearah utara dan semenanjung yang lebih kecil di sebelah selatan. Akses ke sana dapat ditempuh dari Ampana atau dari Parigi, 120 km kearah barat. Ampana dan Parigi adalah dapat diakses melalui jalan darat dari Palu, 200 km [...]

Peralatan Tari Tradisional 2

April 4th, 2008 8:08 pm | Komentar | Alat Tari Tradisional |

Beragam perlatan tari tradidional yang ada di Sulawesi tengah, lebih detail dalam uraian sebagai berikut:…..

14. Tali Bonto (pengikat)
Bahan: Pelepah sagu atau pelepah enau dan kain serta manik-manik. Bentuk: Pipih dibentuk bulat disesuaikan dengan ukuran kepala.
Cara membuatnya. Mula-mula menyiapkan pelepah atau pelepah sagu, lalu dibersihkan kemudian diiris sepanjang 55 cm sampai 65 cm. Setelah itu bahan [...]

Peralatan Tari Tradisional

April 4th, 2008 8:06 pm | Komentar | Alat Tari Tradisional |

Beragam perlatan tari tradidional yang ada di Sulawesi tengah, lebih detail dalam uraian sebagai berikut:
1. Vidu
Bahan: Kelopak bambu yang berbuluh dan mengkilat yang dalam bahasa Kaili disebut Sayapu nuavo, batang rumput alang-alang manik-manik dan caba, umbut kayu bakau. Bentuk: Menyerupai kepala manusia tetapi mempunyai ekor seperti ekor burung.
Cara membuatnya. Mula-mula mengambil kelopak bambu yang kemudian [...]

Yori

March 2nd, 2008 7:57 pm | Komentar | Alat Seni Tradisional |

Bahan: Kulit pelepah enau. Tali yang dibuat dari kulit kayu. Bentuk: Pipih dan ada lubang yang berbentuk garpu tala ditengahnya. Ukurannya, panjang ± 15 cm, lebar ± 2 cm. Warna : Coklat seperti warna pelepah enau yang kering.
Cara pembuatan: Memilih bahannya, yakni pelepah enau yang bagus, dan tumbuhan sebangsa nenas (teruntu bahasa Kaili) untuk baha [...]

Tulalo

March 2nd, 2008 7:57 pm | Komentar | Alat Seni Tradisional |

Bahan: Bulu tuli dan rotan
Bentuk: Berbentuk jepitan atau garpu tala sama seperti Paree.
Warna: Coklat kekuning-kuningan (sama dengan warna bulu yang sudah tua).
Cara pembuatan: Untuk membuat alat kesenian ini diperlukan buluh Tui yang tua lurus dan kualitet yang baik. Satu buah alat kesenian hanya diperlukan satu ruas saja. Bahan lain untuk pembuatan alat ini seutas rotan [...]

T a d i l o

March 2nd, 2008 7:56 pm | Komentar | Alat Seni Tradisional |

Bahan: Bambu, kayu dan rotan. Bentuk: Bulat panjang. Warna: Sama seperti bambu yang kering (kekuning-kuningan). Tidak diketahui secara pasti, mengapa alat ini disebut tadilo, karena beberapa warga tidak mampu menjelaskan apa sebab alat itu disebut tadilo. Yang jelas mereka mampu membuatnya dan dapat memainkannya.
Cara pembuatan: Sebelum membuat alat ini, terlebih dahulu memilih bahan bambu (volo [...]



ru_000056ru_000016