Tagged: Budaya Sulawesi Tengah

Pagi ceria di Teluk Palu.

Tiada bosan si kecil Azka mengajak ke pantai, maka usai mengantar sang kakak ke sekolah, menyempatkan diri mampir ke pantai dekat rumah. Main air, pasir, atau sambil menonton om/tante yang sedang mancing. Ayoo datang...

Batik Bomba tandamata dari Palu

Ahdin, seorang pengrajin batik Bomba khas Kota Palu, hampir tidak pernah ketinggalan ikut meramaikan setiap pameran yang dilaksanakan di ibu kota provinsi Sulawesi Tengah dan luar daerah. Setiap momen pameran, Ahdin memboyong puluhan motif...

Tenun Donggala

Banyak tokoh nasional hingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah mengenakan kemeja terbuat kain tenun Donggala saat berkunjung ke Sulawesi Tengah. Itu membuktikan bahwa kain tradisional dari Kabupaten Donggala itu telah dikenal secara nasional...

Nelayan Tradisional

Siluet perahu nelayan di Tolitoli. Dalam foto sangat indah dilihat, tapi sebenarnya kondisi kehidupan nelayan di Tolitoli dan sebagian besar wilayah Sulteng merupakan ironi di balik citra Sulteng sebagai daerah perairan yang memiliki potensi...

Raja Haji Awaluddin

Foto ini merupakan koleksi khusus yang saya dapatkan dari Mr. D.P Tick, beliau adalah pemerhati budaya nusantara yang berkewarganegaraan Belanda. Beliau juga pendiri lembaga Pusat Dokumentasi Kerajaan-Kerajaan di Indonesia “PUSAKA” yang telah berbaik hati...

Peralatan Tari Tradisional 2

Beragam perlatan tari tradidional yang ada di Sulawesi tengah, lebih detail dalam uraian sebagai berikut:….. 14. Tali Bonto (pengikat) Bahan: Pelepah sagu atau pelepah enau dan kain serta manik-manik. Bentuk: Pipih dibentuk bulat disesuaikan...

Peralatan Tari Tradisional

Beragam perlatan tari tradidional yang ada di Sulawesi tengah, lebih detail dalam uraian sebagai berikut: 1. Vidu Bahan: Kelopak bambu yang berbuluh dan mengkilat yang dalam bahasa Kaili disebut Sayapu nuavo, batang rumput alang-alang...

Yori

Bahan: Kulit pelepah enau. Tali yang dibuat dari kulit kayu. Bentuk: Pipih dan ada lubang yang berbentuk garpu tala ditengahnya. Ukurannya, panjang ± 15 cm, lebar ± 2 cm. Warna : Coklat seperti warna...

Tulalo

Bahan: Bulu tuli dan rotan Bentuk: Berbentuk jepitan atau garpu tala sama seperti Paree. Warna: Coklat kekuning-kuningan (sama dengan warna bulu yang sudah tua). Cara pembuatan: Untuk membuat alat kesenian ini diperlukan buluh Tui...

T a d i l o

Bahan: Bambu, kayu dan rotan. Bentuk: Bulat panjang. Warna: Sama seperti bambu yang kering (kekuning-kuningan). Tidak diketahui secara pasti, mengapa alat ini disebut tadilo, karena beberapa warga tidak mampu menjelaskan apa sebab alat itu...

Santu

Bahan: Bambu kayu dan rotan. Bentuk: Bulat panjang (bentuk bambu). Warna: Sama dengan warna bambu yang kering. Cara pembuatannya: Sebelum alat kesenian Santu ini dibuat terlebih dahulu memilih bambu yang berkualitas baik (Volo lau...

Rabana

Bahan: Kayu, kulit, rotan bulat, paku. Warna: Coklat kekuning-kuningan. Rabana adalah sama dengan Rebana, sebab bila melihat bentuknya dan cara memainkannya sama. Vokal “e” pada kata rebana oleh orang di Tanah Kaili disuarakan/ dibunyikan...

Puree

Alat Kesenian ini dinamakan puree, sebab bilamana dimainkan berbunyi re…. re….. re. Bahannya: buluh tui dan rotan. Bentuknya: Alat ini berbentuk seperti jepitan atau seperti garpu tala. Warna: Kecoklat-coklatan, sesuai dengan warna bambu yang...